Table of Contents

Budidaya Ikan Patin Lengkap

Ikan Patin adalah jenis ikan yang tetap satu keluargad engan ikan lele. Bisa dibilang ikan patin nyaris sama bersama ikan lele dikarenakan ikan patin membawa kumis yang berfungsi sebagai patilnya sama seperti ikan lele. Ikan patin juga didalam salah satu jenis ikan yang digemari oleh masyarakat tanah air. Hal ini terbukti dari banyaknya olahan ikan patin yang tersedia di warung-warung makan hingga restoran. Beberapa umpama olahan ikan patin yaitu sayur sup ikan patin, gula ikan patin, hingga abon ikan patin.

Budidaya Ikan Patin Lengkap

Karena menyaksikan kebutuhan pasar yang tetap belum tercukupi dan peternakan ikan patin tergolong tetap memanfaatkan sistem tradisional dan belum intensif, budidaya ikan patin merupakan usaha ternak ikan yang mengundang selera bersama prospek yang bagus.

Berikut sebagian syarat dan suasana lingkungan yang sebaiknya dipenuhi untuk menunjang pertumbuhan dan pertumbuhan ikan patin sehingga sanggup tumbuh optimal :

Kondisi tanah yang sesuai untuk budidaya ikan patin yaitu tanah lihat yang tidak berporos. Jenis tanah berikut sanggup menghambat air besar dan tidak bocor sehingga bagus untuk digunakan sebagai pematang atau dinding kolam.
Pada pembuatan kolam ikan patin, kemiringan dibuat kurang lebih 3-5% sehingga mempermudah didalam sistem pengairan kolam.
Untuk budidaya ikan patin kolam apung (jala apung) yang dilaksanakan di sungai, pilihlah sungai yang arusnya lambat.
Air untuk budidaya ikan patin kudu membawa kualitas bagus, bersih, tidak berbau, tidak keruh dan tidak tercemar bahan kimia.
Aquarium yang digunakan untuk penetasan telur-telur ikan patin jadi larva kudu memiliki suhu kurang lebih 26-28 derajat Celcius. Kemudian untuk daerah yang suhu airnya rendah, dibutuhkan pemanas (heater) untuk raih suhu yang optimal dan stabil.
pH air yang ideal yaitu 6,5 – 7.

Cara Budidaya Ikan Patin
Pembibitan Ikan Patin
Pembibitan ikan patin merupakan hal yang penting kala beternak ikan patin untuk menghasilkan bibit ikan bersama kualitas yang bagus. Berikut langkah-langkah sistem pembibitan ikan patin :

Calon Induk
Pilih induk ikan yang kualitasnya bagus, sehat, tidak cacat fisik, tidak diserang penyakit dan siap untuk dipijahkan. Lalu melaksanakan pemeliharaan intensif pada indukan bersama menambahkan pakan yang mempunyai kandungan protein tinggi. Dapat juga diberi rucah dua kali seminggu sebanyak 10% dari bobot induk ikan untuk mempercepat kematangan gonad. Ciri-ciri induk patin yang diap untuk dipijahkan :

Induk betina :

Telah berumur 3 tahun
Berbobot kurang lebih 1,5 – 2 kg per ekor
Bentuk perut membesar ke arah anus ikan
Perutnya empuk dan halus, kulit perut terasa lembek dan tidak tebal jika dipegang
Kloaka terlihat membengkak dan berwarna merah tua
Jika bagian kurang lebih kloaka ditekan dapat mengeluarkan butiran telur bulat yang besarnya seragam
Induk jantan :

Telah berumur 2 tahun
Ikan berbobot kurang lebih 1-2 kg per ekor
Kulit perut terasa lembek dan tidak tebal jika dipegang
Apabila diurut dapat terlihat cairan berwarna putih (sperma)
Kelamin ikan terlihat membengkak dan berwarna merah tua
Persiapan Hormon Perangsang
Hormon perangsang umumnya terbuat dari kelenjar hipofisa ikan mas. Kelenjar hipofisa berwarna putih kecil dan terkandung pada bagian otak ikan mas. Ambil hipofisa memanfaatkan pinset secara hati-hati, lantas masukkan pada tabung kecil dan tumbuk hingga halus. Kemudian campur bersama air murni (aquades) yang sanggup dibeli di apotik terdekat.

Proses Kawin Suntik
setelah memperoleh hormon perangsang, memanfaatkan jarum suntik untuk sistem perkawinannya. Suntikkan hipofisa pada bagian punggung ikan patin, dan ikan patin udah siap untuk dipijahkan. Langkah ini berfungsi untuk merangsang indukan patin betina untuk mengeluarkan telur-telurnya yang sesudah itu dapat dibuahi oleh induk jantan.

Penetasan Telur Ikan Patin
Telur ikan patin sanggup menetas sehabis 4 hari. Kondisi air kudu selamanya dijaga sehingga selamanya didalam suasana bersih. Sebagian air diganti bersama air sumur bersih.

Perawatan Larva Ikan
Larva ikan patin yang udah berumur satu hari dipindahkan ke akuarium atau kolam atau baik ukuran 80 x 45 x 45 cm atau bersama ukurang lain yang sesuai.
Setiap akuarium atau bak diisi bersama air sumur bor yang udah di aerasi. Pada ukuran akuarium di atas lumayan untuk 500 ekor ikan.
Temperatur aerator pada akuarium untuk tercukupi kebutuhan oksigen pada benih ikan.
Agar suhu air dan ruangan selamanya terjaga sanggup memanfaatkan heater atau kompor (agar lebh menghemat biaya).
Benih yang baru berumur sehari tidak memerlukan pakan dikarenakan tetap memiliki cadangan makanan berbentuk kuning telur.
Umur tiga hari benih sanggup diberi pakan tambahan dari emulsi kuning telur ayam yang udah direbus terutama dhaulu, sesudah itu secara berangsur-angsur sanggup diganti memanfaatkan pakan hidup seperti jentik nyamuk dan kutu air.
Penderan Ikan Patin
Penebaran benih ikan patin sanggup ditebar di kolam semen atau lebih optimal ulang pada lumpur yang memiliki plankton senagai pakan ikan lamai. https://www.budidayaternak.com/

Pemanenan Benih Ikan Patin
Untuk pemanenan benih ikan patin sanggup disesuakan bersama ukuran yang dikehendaki.