Pengertian, Struktur dan Kaidah Teks Anekdot

Pengertian, Struktur dan Kaidah Teks Anekdot
Pengertian, Struktur dan Kaidah Teks Anekdot

Pengertian Anekdot

Anekdot adalah cerita singkat yang fiktif dan lucu tentang pribadi seorang tokoh atau beberapa tokoh yang benar benar ada. Dari definisi tersebut, kita mendapat beberapa kata kunci seperti cerita, fiktif,  lucu, dan pribadi seorang tokoh.

contoh teks ulasan guru pendidikan – Karena berupa sebuah cerita, teks anekdot ini termasuk ke dalam gologan teks narasi. Terdapat 3 ciri teks utama narasi yakni : menggunakan tokoh, alur, serta latar. Dengan demikian, teks anekdot pun memiliki ketiga unsur tersebut.

Struktur Teks Anekdot :

  1. Bentuk : Cerita singkat.
  2. Tokoh : Manusia yang benar benar ada (faktual), baik yang terkenal maupun tidak.
  3. Alur : Alur rapat (cepat selesai). Walaupun demikian, terdapat bagian awa sebagai pengantar, bagian isi, dan bagian akhir yang mengentak ( tingkat kelucuannya)
  4. Latar : Tempat, waktu, atau suasana yang sesuai dengan kehidupan sehari hari (faktual)

 

Kaidah Teks Anekdot :

  1. Sifat : Fiktif
  2. Subtansi : Lucu
  3. Objek Penceritaan : Pribadi seorang tkoh
  4. Pesan : Menyindir, mengkritik, atau mengungkapkan kebenaran.

 

Contoh teks anekdot

Sekolah Bertaraf Internasional

Suatu hari di suatu sekolah negeri Antah Berantah, seorang guru memberi tahu kepada murid-muridnya bahwa sekolah mereka akan menjadi sekolah SBI.
Guru : Anak-anak, ada kabar gembira untuk kita semua. Sekolah kita sebentar lagi akan menjadi sekolah SBI (Sekolah Bertaraf Internasional). Nah, untuk menyambut hal ini, saya mau tanya apa yang akan kalian siapkan. Joni, apa yang akan kamu untuk menyambut ini?
Joni : Belajar bahasa Inggris agar lebih mahir dalam berbicara bahasa Inggris.
Guru : Bagus sekali. Kalau kamu, Jono?
Jono : Harus siap uang,Pak.
Guru : Lho kok uang?
Jono : Ya Pak. Soalnya kalau sekolah kita statusnya sudah SBI, pasti bayarnya lebih mahal. Masa sih SBI bayarnya sama kayak sekolah biasa? Udah gitu, pasti nanti diminta iuran untuk ini itu.
Guru : Jawabanmu kok sinis sekali? Begini lho, kalau sekolah kita bertaraf internasional artinya sekolah kita itu setara dengan sekolah luar negeri. Jadi, kalian seperti sekolah di luar negeri.
Jono : Tapi Pak, kalau menurut saya, SBI itu bukan Sekolah Bertaraf Internasional, tapi Sekolah Bertarif Internasional.
Akhirnya guru tersebut kebingungan membalas kata-kata Jono dan langsung membahas materi pelajaran.
Sebagai informasi tambahan, Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) sekarang sudah dibubarkan oleh MK.