Mendagri Sebut Lulusan IPDN Angkatan XXV Dibekali Materi Revolusi Mental

Mendagri Sebut Lulusan IPDN Angkatan XXV Dibekali Materi Revolusi Mental
Mendagri Sebut Lulusan IPDN Angkatan XXV Dibekali Materi Revolusi Mental

JATINANGOR-Menteri Dalam Negeri RI (Mendagri) Tjahjo Kumolo

mengatakan, lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXV dibekali dengan materi revolusi mental. Seperti diketahui, kampus IPDN telah ditetapkan sebagai kampus penggerak revolusi mental. Jadi lulusan IPDN tak lain adalah kader penggerak revolusi mental. Tjahjo pun berharap, sebagai kader penggerak revolusi mental, para lulusan IPDN bisa menjabarkan program Nawa Cita dan Trisakti.

“Mereka juga telah bekerjasama dengan TNI dan Polri serta seluruh komponen bangsa untuk membangun bangsa dan negara melalui Ideologi Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan penjaga keutuhan NKRI,” kata Mendagri kepada wartawan di Kampus IPDN, Jatinangor, Jumat (27/7/2018).

Seperti diketahui, sebanyak 1.456 siswa akan dilantik menjadi Pamong Praja Muda. Pelantikan dilakukan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Tjahjo, para lulusan IPDN yang diwisuda Presiden

adalah putra-putri terbaik dari seluruh Indonesia. Mereka diwisuda setelah menjalani pendidikan selama 4 tahun dengan sistem Pengajaran, Pelatihan, dan Pengasuhan (Jarlatsuh).

“Para lulusan IPDN ini telah menjalani pendidikan dengan penempatan di 8 Kampus IPDN dengan pola kumpul, sebar dan kumpul,” katanya.

Mereka nantinya akan ditempatkan di daerah penugasannya dengan sistem cross provinsi.

“Para lulusan IPDN adalah aparatur perekat NKRI. Para lulusan IPDN

angkatan XXV akan ditempatkan di daerah penugasan dengan sistem cross provinsi, ini sesuai arahan Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla,” ungkapnya.

Selama menjalani pendidikan di kampus pamong praja, kata Tjahjo, mereka telah dibekali ilmu dan teori kepemerintahan dan pembentukan mental kepribadian. Para praja IPDN yang diwisuda saat ini juga telah  melaksanakan praktek lapangan satu, dua, tiga, dan empat. Mereka juga telah menjalani Program Bhakti Karya Praja dan KKN.

“Para lulusan IPDN juga telah melaksanakan praktek lapangan membangun rumah masyarakat menjadi layak huni dan penataan administrasi pemerintahan desa, kelurahan, dan kecamatan,” ujar Tjahjo.

Selain itu, selama di IPDN, kata Tjahjo, para praja dibekali dengan materi kebijakan strategis nasional terkini. Pembekalan oleh pimpinan KPK, Kepala BNN, Panglima TNI dan Kapolri. Dan pembekalan mengenai kebijakan strategis daerah oleh gubernur dan bupati atau walikota yang berhasil.

“Jadi hari ini adalah hari bahagia. Pelantikan 1.456 pamong Praja Muda yang akan dilantik langsung oleh Bapak Presiden RI Bapak Joko Widodo,” ujarnya.

Tjahjo menambahkan dalam pelantikan, diberikan penghargaan kepada lulusan terbaik. Untuk program S1, penghargaan lulusan terbaik akan diberikan pada Adnan Handaru Anpio Tikoto, praja asal Provinsi Lampung. Ia menjadi praja  penerima Kartika Pradnya Utama. Sementara  lulusan terbaik Program D-IV atasnama Puspita Dewi Pratiwi Fitrah, praja asal Sulawesi Selatan. (Pun)

 

Baca Juga :