Empat Orang Guru Jadi Tersangka, Salah Satunya Kepala Sekolah di Jayapura

Empat Orang Guru Jadi Tersangka, Salah Satunya Kepala Sekolah di Jayapura
Empat Orang Guru Jadi Tersangka, Salah Satunya Kepala Sekolah di Jayapura

Empat orang guru SMP Negeri 2 Kemiri, kabupaten Jayapura yang kedapatan

melakukan pungutan liar kepada siswa penerima dana bantuan siswa miskin berhasil diamankan oleh Tim Sapu Bersih Pungutan Liar gabungan Direktorat Reskrimum dan Reskrimsus Polda Papua.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Papua Kombes AM Kamal, keempat orang guru itu adalah seorang kepala sekolah AF dan tiga orang guru kelas AS, ES dan Y, Kamis (16/3).

Penangkapan ini diawali berdasarkan informasi yang didapatkan tim bahwa praktek p

ungli di sekolah SMP Negeri 2 Kemiri telah berlangsung bertahun-tahun. Dari informasi tersebut Tim Saber Pungli yang dipimpin Kompol Philps M Ladjar bersama enam anggotanya menuju ke TKP dan melakukan operasi tangkap tangan (OTT).
Baca juga : Penyerapan DAK Papua Terendah Di Indonesia

Tim Saber Pungli yang melakukan OTT di ruangan kelas VIII B SMP Negeri 2 Kemiri pada saat pembagian BSM/PIP kepada siswa mendapatkan barang bukti berupa uang tunai Rp. 3,5 Juta dari hasil pungli dan uang seniali Rp. 45 juta yang belum sempat dibagikan kepada siswa kelas IX.

Barang bukti lainnya yang juga ikut diamankan adalah buku register, satu bundel kuitansi,

spanduk, mistar, gunting, pensil, pena, hekter, jepitan kertas dan daftar bukti pembayaran dan pengambilan kalender.

Diketahui, modus pelaku yakni memotong jumlah anggaran yang diberikan dengan alasan untuk membayar uang kalender, uang komite, uang sampul rapor, dan uang.

Saat ini keempat oknum guru yang salah satunya adala kepala sekolah ini sedang menjalani pemeriksaan di Mapolda Papua guna mempertanggung jawabkan perbuatannya. (red,Cs)

 

 

Sumber :

https://41914110003.blog.mercubuana.ac.id/sejarah-bandung-jawa-barat/