Sippa Dhamma Samajja Ajang Pengembangan Kreativitas Pelajar Buddha

Sippa Dhamma Samajja Ajang Pengembangan Kreativitas Pelajar Buddha
Sippa Dhamma Samajja Ajang Pengembangan Kreativitas Pelajar Buddha

Sippa Dhamma Samajja (SDS) Nasional merupakan ajang kompetisi edukatif

yang bertujuan meningkatkan kreativitas, ketrampilan, dan pengembangan inovasi pelajar beragama Buddha.

Dirjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Buddha, Kementerian Agama, Caliadi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (19/10) mengatakan, SDS Nasional yang dilakukan secara berkala oleh Direktorat Bimas Buddha ini merupakan sarana untuk mengembalikan jati diri generasi milenial Buddhis.

Dikatakan, kegiatan tingkat nasional ini dinilai penting bagi generasi muda Buddhis

untuk menjadi generasi yang cerdas dan berkarakter. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan akan memberikan pemahaman keagamaan yang baik bagi generasi milenial Budhis di Tanah Air.

Sippa Dhamma Samajja Nasional VII (SDS VII) tahun ini diadakan di Jakarta pada tanggal 8-11 Oktober 2018. Acara ini diikuti oleh perwakilan pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK yang beragama Buddha dari provinsi-provinsi di Indonesia.

Diharapkan, lewat kegiatan ini pengetahuan keagamaan Buddha yang menjadi dasar pengembangan budi pekerti para pelajar beragama Buddha akan semakin meningkat. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan motivasi bagi siswa/siswi untuk lebih tekun belajar dan meningkatkan keimanan (saddha).

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin saat membuka SDS VII mengatakan, pendidikan keagamaan di sekolah tidak hanya dimaknai dengan mengajarkan mana yang benar dan mana yang salah. Lebih dari itu, tuturnya, melalui pendidikan agama juga ditanamkan kebiasaan-kebiasaan sehingga membentuk kepribadian.

“Sippa Dhamma Samajja memiliki makna yang sangat penting dan strategis

. Karena dalam kegiatan ini, siswa Buddhis yang telah mendapatkan pembelajaran agama di sekolah, dipertemukan untuk dapat menunjukkan hasil dari proses belajarnya. Nilai penting Sippa Dhamma Samajja yang diikuti oleh pelajar Buddhis mulai SD, SMP, SMU/SMK dari seluruh provinsi di Indonesia ada di dalam proses pelaksanaannya,” papar Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

SDS Nasional VII kali ini diikuti 974 pelajar Buddhis dari seluruh Indonesia. Pada SDS Nasional VII tahun 2018 ini ada empat bidang lomba yang dipertandingkan yaitu Dhamma Gita (menyanyikan lagu-lagu rohani Budhha), Dhamma Vijja (cerdas cermat Dhamma), Dhamma Vikata (menyajikan Dhamma dalam bentuk cerita bergambar berdasarkan isi kitab suci Tipitaka/Tripitaka), serta Dhammapada (pelafalan syair Dhammapada).

 

Baca Juga :