Kapan Anak Perlu Melakukan Tes Pendengaran

Kesehatan indra pendengaran pada si kecil, adalahtanggung jawab kita sebagai orang tua. Bukan sekedar mengawal kebersihannya saja, lho. Namun, Anda pun harus mengawasi bahwa telinga si kecil bermanfaat dengan baik. Salah satu teknik untuk meyakinkannya ialah dengan mengerjakan tes pendengaran.

Kapan masa-masa yang tepat untuk mengerjakan tes pendengaran pada telinga buah hati Anda? Baca informasi lengkapnya dalam tulisan ini!

Tahapan Usia Anak Perlu Melakukan Tes Pendengaran

1. Saat baru lahir
Tahap kesatu tes pendengaran dilaksanakan sebelum bayi dibawa kembali dari lokasi tinggal sakit atau sebelum bayi berusia 3 bulan. Pemeriksaan pendengaran tersebut dimulai dengan automated otoacoustic emission (AOAE) test. Pada etape ini, dokter mengerjakan pemasangan perangkat sejenis earphone pada telinga bayi guna menyaksikan respons si kecil ketika mendengar suara melewati earphone tersebut.

2. Usia 9 bulan-2 tahun
Pada umur ini, lazimnya si kecil sedang belajar berbicara. Untuk menyokong perkembangan dan kemampuannya berbicara, Anda butuh meyakinkan si kecil tidak merasakan gangguan pendengaran.

3. Usia 4-5 tahun
Merupakan umur sebelum si kecil duduk di bangku sekolah. Tujuan dilakukannya tes pendengaran pada etape ini ialah untuk meyakinkan si kecil dapat mengekor pelajaran dengan baik.

Gejala Gangguan Pendengaran pada Anak

Di samping tes pendengaran, inilah indikator simpel yang bisa menjadi tanda adanya gangguan pendengaran pada si kecil:

– Tidak tidak jarang kali mendengar dan menanggapi masing-masing suara yang terdapat di
– Menonton televisi atau memperhatikan musik dengan volume keras.
– Hanya mengandalkan satu telinga untuk memperhatikan suara di sekitarnya.
– Prestasi sekolah menurun sebab tidak dapat memperhatikan penjelasan guru dengan baik
– Tidak bereaksi saat namanya dipanggil.
– Si kecil berkata dengan volume keras
– Saat disuruh bicara, si kecil lebih konsentrasi pada visual, gerak bibir, dan bahasa tubuh lawan bicara dikomparasikan mendengarkan masing-masing ucapannya.

Telinga yang tidak dipedulikan basah dan lembap bisa menjadi jalan masuknya bakteri ke dalam drainase telinga si kecil. Bakteri ini dapat mengakibatkan iritasi dan infeksi pada telinga. Segera keringkan telinga si kecil dengan handuk kering dan lembut usai dia mandi, ya, Bunda.

http://www.red-ring.com/rssnewsitem.php?urltodisplay=https://www.pelajaran.co.id