GrabWheels Ungkap Alasan Banyaknya Pengguna Tak Pakai Helm

GrabWheels Ungkap Alasan Banyaknya Pengguna Tak Pakai Helm
GrabWheels Ungkap Alasan Banyaknya Pengguna Tak Pakai Helm

Dua orang pengguna otopet listrik GrabWheels tewas setelah ditabrak mobil sedan beberapa waktu lalu

menimbulkan berbagai spekulasi hingga dugaan bahwa pihak Grab tidak menyediakan helm dan tidak memberi sosialisasi keselamatan pengguna otopet.

Menanggapi hal tersebut, pihak perusahaan memastikan bahwa telah mengedukasi berkendara yang layak dengan otopet.

Terkait banyaknya pengguna otopet listrik GrabWheels yang masuk

ke jalan raya tanpa menggunakan helm, President Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengatakan bila helm yang tersedia di station [tempat penyimpanan otopet] tersebut kerap dicuri oknum yang tidak bertanggung jawab, dan ada konsumen yang tidak mengembalikan helm ke tempat yang telah disediakan.

Lihat juga:GrabWheels di Luar UU, Kemenhub Bikin Aturan Khusus Jakarta
ujar Ridzki usai konferensi pers di Kantor Kementerian Perhubungan, di Jakarta, Kamis (14/11).

Menurut Ridzki, pihaknya berkomitmen akan melakukan penjagaan lebih ketat

terhadap pengaman kepala untuk digunakan setiap pengguna otopet. Selain itu, Ridzki juga mengatakan layanan yang telah hadir sejak Mei 2019 ini juga akan mencari cara untuk mewajibkan pengguna memakai helm selama berkendara.

“Salah satunya kami akan upayakan penggantian helm lebih banyak, masyarakat bisa swadaya juga beli. Kita akan sediakan metodenya. Akan ada peringatan juga dan kesadaran bagi pengguna untuk tidak ambil untuk keselamatan pengguna lainnya,” ujarnya.

 

Sumber :

https://zalala.co.id/