Kemenhub Segera Berlakukan Tarif Batas Bawah dan Atas Taksi Online

Kemenhub Segera Berlakukan Tarif Batas Bawah dan Atas Taksi Online
Kemenhub Segera Berlakukan Tarif Batas Bawah dan Atas Taksi Online

Kementerian Perhubungan akhirnya mengeluarkan aturan taksi online.

Aturan ini tertuang dalam Peraturan Kementerian Perhubungan No. 118 tahun 2018 tentang penyelenggaraan angkutan sewa khusus. Aturan tersebut diterbitkan pada 19 Desember 2018 dan akan berlaku pada Mei 2019.

Dalam aturan baru itu, perusahan ride sharing, dilarang menetapkan tarif dan memberikan promosi tarif di bawah tarif batas bawah.

Aturan tersebut juga menegaskan Menteri Perhubungan memiliki wewenang untuk membuat skema perhitungan biaya langsung dan biaya tidak langsung.

Adapun tarif batas bawah dan tarif batas atas yang diterapkan perusahaan aplikator

ditetapkan oleh menteri dan gubernur daerah terkait. Sesuai ketentuan, tarif yang kelak berlaku adalah Rp 3.500 sampai Rp 6.500 per Km.

“Dengan adanya beleid baru tersebut, perusahaan aplikasi dilarang menerapkan tariff murah, memberikan promosi tarif di bawah tarif batas bawah,” ujar Menteri Perhubungan Budi Karya.

Aturan baru tersebut, tentu sangat berdampak terhadap kinerja dua perusahaan taksi online,

Grab dan GoJek. Pasalnya, keduanya tak lagi bisa menerapkan diskon tarif yang selama ini menjadi daya tarik bagi konsumen.

Baik Grab dan GoJek terlihat sangat hati-hati dalam menanggapi ketentuan baru tersebut.

Head of Public Affairs Grab Indonesia, Tri Sukma Anreianno mengatakan saat ini pihaknya baru mendapatkan dokumen Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 118 tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Angkutan Sewa Khusus.

Tri lebih lanjut mengatakan pihaknya akan mempelajari secara menyeluruh poin dalam aturan tersebut sebelum memberikan tanggapan.

 

Baca Juga :