Komunitas Mataharikecil: Dari Karang Taruna Dirikan Sekolah Terbuka

Komunitas Mataharikecil Dari Karang Taruna Dirikan Sekolah Terbuka
Komunitas Mataharikecil Dari Karang Taruna Dirikan Sekolah Terbuka

PERUBAHAN bisa dilakukan dengan mulai bergerak dari diri sendiri,

tanpa menunggu sistem berjalan sesuai dengan apa yang diinginkan.

Hal ini dibuktikan sendiri oleh sekelompok anak muda yang tergabung dalam Mataharikecil Indonesia. Berawal dari pemuda-pemudi karang taruna, mereka menjalankan sebuah sekolah terbuka.

RABU malam adalah waktu bagi pengurus dan anggota Mataharikecil Indonesia untuk berkumpul.

Selain melakukan evaluasi kegiatan, mereka juga merumuskan

apa yang akan dilakukan untuk minggu-minggu berikutnya.

Pada pertemuan mingguan itu, salah seorang co founder Mataharikecil, Amar Shiddiq (22), bercerita mengenai Mataharikecil, atau biasa disingkat Matcil.

Awalnya dari Ketua Karang Taruna Kompleks Gading Regency

, Kota Bandung, Yasser Muhammad Syaiful (25), yang diajak oleh pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Baiturrahman Gading Regency.

Permintaannya berupa bantuan pemuda setempat untuk ikut berbuat sesuatu terhadap anak-anak putus sekolah di sekitar kompleks.

“Yasser lalu diajak melihat kondisi anak-anak putus sekolah yang tidak punya biaya untuk melanjutkan pendidikan, lokasinya di sekitar Kompleks Gading Regency, tepatnya di Parakan Saat. Melihat kondisi itu, kami memutuskan untuk membantu,” ucap Amar, beberapa waktu lalu.

Di kawasan Arcamanik, Kota Bandung, sebenarnya sudah ada Sekolah Menengah Pertama Terbuka (SMPT) Firdaus.

 

Sumber :

https://www.belajarbahasainggrisku.id/