Bocah 4 Tahun Disekap di Kamar Hotel, KPAI Minta Pelaku Dihukum Berat

Bocah 4 Tahun Disekap di Kamar Hotel, KPAI Minta Pelaku Dihukum Berat
Bocah 4 Tahun Disekap di Kamar Hotel, KPAI Minta Pelaku Dihukum Berat

Seorang bocah berinisial P (4) ditemukan dalam kondisi kaki dan tangan terikat,

serta penuh luka di kamar nomor 11 Hotel Wismantara di Jalan RM Said, Solo, Jumat (16/2). Untungnya, seorang perempun bernama Sri berhasil menemukan korban di kamarnya. Sri merupakan penghuni kamar nomor 2 di seberang tempat P disekap.

Sri bersama dengan pengelola hotel kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Karena laporan tersebut polisi menetapkan Dedi, ayah tiri bocah tersebut dan Iwan, adik Dedi sebagai tersangka.

Terkait kasus ini, wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Rita Pranawati, meminta agar tersangka kasus penganiayaan ini dihukum seberat-beratnya. Rita menilai alasan tersangka tega mengikat kaki dan tangan bocah berinisial P itu tidak dapat diterima.

“Anak usia 4 tahun masih sangat belia untuk menyampaikan apa yang dirasakan dan diinginkan. Dia masih butuh perhatian, kasih sayang, dan perlindungan. Ketika dia rewel tidak dapat diartikan anak tersebut nakal,” kata Rita dalam keterangan tertulisnya, Minggu (18/2).

Meskipun hanya orang tua tiri, menurut Rita, tetap tidak dibenarkan melakukan

kekerasan terhadap anak tirinya. Peralihan hak asuh ini seharusnya diputuskan dengan matang sebelum memutuskan untuk menikah dengan orang yang sudah memiliki anak.

KPAI juga mengapresiasi kesigapan warga saat menangani peristiwa penganiayaan terhadap P. KPAI berharap tindakan serupa tidak dirasakan anak-anak Indonesia lainnya.

“KPAI mengapresiasi keberanian masyarakat yang sigap memastikan kejadian kekerasan terhadap anak dan melaporkan kepada pihak berwenang. Semoga tidak ada lagi kekerasan terhadap anak utamanya di ranah privat yang dilakukan oleh orang terdekat anak,” pungkas Rita. (Andi)

 

Sumber :

https://memphisthemusical.com/