Table of Contents

Makna 7 Prinsip Koperasi

Makna 7 Prinsip Koperasi
Makna 7 Prinsip Koperasi

Prinsip Koperasi menurut UU. no 25 Tahun 1992 Pasal 5 adalah :

1. Keanggotaan bersifat Sukarela dan Terbuka.

Maksudnya : Siapapun bisa menjadi anggota koperasi tanpa persyaratan khusus dan keanggotaanya tidak dipaksakan.

2. Pengelolaan dilakukan secara Demokratis.

Maksudnya : Setiap kegitan / keputusan yang menyangkut koperasi dilakukan secara musyawarah (rapat anggota koperasi) sehingga semua kegiatan koperasi melibatkan seluruh anggota koperasi.

3. Pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) secara Adil sesuai dengan dengan besarnya Jasa.

Maksudnya : Andil anggota tersebut dalam koperasi berpengaruh terhadap pembagian SHU pada tiap” anggota.

4. Pemberian balas Jasa yang terbatas terhadap Modal.

Maksudnya : Pemberian balas jasa yang diberikan kepada anggota tergantung total seluruh iuran para anggota yang menjadi modal. Jadi, pemberian balas jasa tidak akan melebihi modal.

5. Kemandirian.

Maksudnya : Untuk setiap masalah yang terjadi dalam kenggotaan koperasi harus dapat menyelesaikan sendiri / antar anggota pengurus dan petugas koperasi saja, karena modal koperasi itu sendiri bisa terkumpul hasil dari iuran (sumbangan) antar anggota.

6.Pendidikan Perkoperasian.

Maksudnya : Dalam melaksanakan berkoperasi kita harus mengerti apa itu koperasi, prinsip koperasi, lambing koperasi. Para anggota dapat belajar itu semua dengan melaksanakan pendidikan perkoperasian.

7. Kerjasama Antar Koperasi.

Maksudnya : Karena koperasi itu berdiri untuk persahabatan , kemasyarakatan , dan kemakmuran untuk anggota pada khususnya dan masyarakat luas pada umumnya maka sesama organisasi koperasi kita dapat menjalin suatu kerjasama yang baik antar koperasi mau koperasi simpan pinjam ataupun koperasi sekolah demi visi dan misi koperasi itu sendiri.

Penjabaran diatas adalah hasil diskusi antara saya dan teman diskusi saya. Itu adalah uraian pendapat kami untuk tiap” Prinsip . Terima Kasih **

Sumber : https://anchorstates.net/